Gaya Hidup
Trafik Tinggi, Situs Nonton Film Online Gratis Bermunculan Selama Pandemi Covid-19
Kaltimtoday.co, Samarinda - Kendati IndoXXI sudah ditutup sejak 1 Januari 2020, namun layanan web streaming film ilegal di jagat maya masih bertebaran.
Berdasarkan penelusuran di media sosial, beredar informasi tentang situs web streaming alternatif yang tidak diblokir Kemkominfo.
Situs itu seperti Cinema21xxi, filmkeren21, bioskopkeren, filmapik, dramaqu, gudangmovies21, animeindo, dan juraganfilm.
Munculnya situs-situs nonton film streaming ini tidak lepas dari tingginya trafik ke situs. Apalagi pada situasi pandemi Covid-19 saat ini. Banyak warga menghabiskan waktu #dirumahaja dengan menonton film. Beberapa di antaranya dengan menonton film bajakan.
Baca Juga: Dari Pasar Tungging ke Pasar Pagi
Baca Juga: BMKG Rilis Peringatan Kekeringan Awas Dasarian I Agustus 2026, Kaltim Masuk Kategori WaspadaView this post on Instagram
Berdasarkan analisis kunjungan ke situs streaming dan pengunduhan ilegal naik 41,4 persen di AS. Sedangkan di Inggris meningkat 42,5 persen selama minggu terakhir Maret, dibandingkan dengan periode yang sama pada Februari.
Peningkatan itu berlaku untuk semua kunjungan di seluruh negara di Eropa, seperti di Italia naik 66 persen, Spanyol 50,4 persen, dan Jerman 35,5 persen selama periode yang sama.
Selama pandemi Covid-19 tak hanya web streaming ilegal yang mendapatkan trafik tinggi, yang legal pun kecipratan. Netflix misalnya, melaporkan terjadi peningkatan drastis selama pandemi Covid-19. Bahkan, jumlah penggunannya mencapai rekor 15,8 juta selama kuartal pertama 2020.
[TOS]
Related Posts
- Ombudsman RI Siapkan Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 2026 di Kaltim
- PLN Group Gandeng Kejati dan Kajari se-Kalsel untuk Pengawalan Hukum Proyek Listrik
- Komisi III DPRD Kaltim Soroti Penyerapan Anggaran PUPR dan Dishub yang Masih di Bawah 50 Persen
- Mencegah Utopia 2045 di Serambi Nusantara: Orkestrasi Kolektif, Transparansi Data, dan Investasi Pendidikan Kaltim
- Integrasi AI bagi Guru Adaptif dalam Mewujudkan Pembelajaran Bermakna dan Berpusat pada Murid









