PPU

KPK Panggil Kepala Dinas Pendidikan PPU Terkait Kasus Korupsi AGM

Kaltimtoday.co, Penajam – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Kepala Dinas Pendidikan Penajam Paser Utara (PPU), Alimudin.

Mengutip dari Suara.com -jaringan Kaltimtoday.co, Alimudin dipanggil sebagai saksi dalam penyidikan kasus tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati PPU, Abdul Gafur Mas’ud (AGM).

Baca juga:  Prihatin OTT AGM, DPRD PPU Minta Pelayanan Publik Tetap Berjalan Maksimal

“Hari ini Alimudin diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AGM,” kata Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jumat (4/2/22).

Selain Alimudin, KPK juga memanggil tiga saksi lainnya yaitu Direktur PT Duta Marga Perkara Sumadyo, Nuspuhadi alias Ipuh selaku wiraswasta, dan Rizky Amanda Putra selaku sopir AGM.

Sebagaimana diketahui, Abdul Gafur Mas’ud menjadi salah satu tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait dengan pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur pada tahun 2021-2022.

Baca juga:  KPK Panggil Sejumlah Pengusaha hingga ASN di PPU Terkait Kasus Korupsi AGM

Sebelumnya pada Kamis (13/1/22) lalu, KPK menetapkan enam tersangka terkait kasus korupsi tersebut. Sebagai penerima suap, yaitu Abdul Gafur Mas’ud (AGM), Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara Mulyadi (MI), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara Edi Hasmoro (EH), Kepala Bidang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara Jusman (JM), dan Nur Afifah Balqis (NAB) dari pihak swasta/Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan.

Adapun pemberi suap adalah Achmad Zuhdi alias Yudi (AZ) dari pihak swasta.

[RWT | SR]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker