Samarinda
Kondisi Jalan Antar Provinsi Memprihatinkan, Nasiruddin: Keluhan Masyarakat Bontang, Kutim, dan Berau akan Diseriusi
Kaltimtoday.co, Samarinda - Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Nasiruddin memberikan tanggapannya terkait kondisi jalan poros provinsi di daerah pemilihan (Dapil) VI Bontang, Kutai Timur (Kutim), dan Berau. Masyarakat sekitar turut mengeluhkannya dan dia akan menindaklanjuti itu, sebab kondisinya cukup memprihatinkan.
Pria yang akrab disapa Nasir itu menyebutkan, kondisi jalan yang demikian perlu ada penanganan serius. Keluhan masyarakat di Bontang, Kutim, dan Berau juga harus segera ditanggapi.
"Kita bisa lihat sendiri banyak keluhan-keluhan rakyat khususnya di Bontang, Kutim dan Berau mengenai jalan antar provinsi. Kondisinya cukup memprihatinkan dan memang ini harus diseriusi," ungkap politisi dari Fraksi PAN itu.
Saat ini Nasir sudah resmi menduduki kursi di Komisi III yang konsentrasi terhadap pembangunan dan infrastruktur. Sehingga masyarakat di Dapilnya banyak yang menyampaikan langsung soal keluhan, maka keluhan itu mesti menjadi perhatiannya.
Baca Juga: Puluhan Warga Samarinda Diduga Jadi Korban Kavling Bermasalah, Kerugian Capai Rp2,1 MiliarView this post on InstagramBaca Juga: Arah Gugatan Dinilai Janggal, Polemik Pembangunan Gereja Toraja Sungai Keledang Bergulir ke PTUN
"Banyak keluhan masyarakat mulai dari rumah ibadah, infrastruktur pokok. Itu harus menjadi perhatian saya," tambahnya.
Selain di Komisi III, Nasir juga terlibat sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar). Nantinya, dia akan memprioritaskan pembangunan di Dapil VI. Sudah dipercaya oleh partai, maka Nasir akan menjalankan amanah itu sebaik mungkin.
Melalui Komisi III, Nasir juga berharap untuk program-program Pemprov Kaltim lainnya bakal lebih banyak pula dirasakan dan dialihkan untuk masyarakat di Bontang, Kutim, dan Berau.
"Insyaallah dengan ditempatkannya saya di Komisi III bisa lebih banyak berbuat untuk masyarakat di Dapil VI," tandas Nasir.
[YMD | RWT | ADV DPRD KALTIM]
Related Posts
- Jelang Natal, Disdag Samarinda Uji Coba Penjualan Cabai dan Bawang Merah di CFD untuk Kendalikan Inflasi
- Pegadaian Mengajar Perkuat Literasi Keuangan Generasi Z di Samarinda Selama Akhir 2025
- Aplikasi Pendaftaran Pedagang Pasar Pagi Siap Diluncurkan, Gelombang Pertama Sasar Hampir 2.000 Pedagang
- Efisiensi Anggaran 2026, Andi Harun Tegaskan Belum Ada Kenaikan Gaji ASN dan PPPK Samarinda
- Ketua DPRD Soroti Mangkraknya Hotel Atlet, Minta Pemprov Serius Garap Potensi PAD









