Gaya Hidup

Waspada Gejala Aritmia, Gangguan Irama Jantung pada Anak yang Bisa Picu Kematian

Kaltim Today
21 Februari 2022 13:34
Waspada Gejala Aritmia, Gangguan Irama Jantung pada Anak yang Bisa Picu Kematian
Ilustrasi. (foto ThInstock).

Kaltimtoday. co - Jantung merupakan organ tubuh yang paling aktif. Dapat berdetak lebih cepat saat anak aktif berkegiatan atau sedang panik dan kaget. Namun, anak juga bisa mengalami perubahan ritme detak jantung akibat penyakit atau yang disebut Aritmia.

 Aritmia merupakan gangguan irama jantung yang tidak normal dan dapat membuat kinerja jantung menjadi kurang efisien.

Sebagai salah satu jenis penyakit jantung pada anak, Aritmia bisa terjadi akibat kondisi fisik seperti penyakit jantung bawaan hingga faktor lainnya seperti demam, infeksi, menangis, dan juga bermain.

Penting diketahui, sebagian besar Aritmia jantung pada anak tidak berbahaya, tetapi bisa menjadi serius hingga mengancam jiwa.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Kaltim Today (@kaltimtoday.co)

Hal ini karena ketidakteraturan detak jantung dapat memengaruhi aliran darah sehingga kemungkinan merusak organ seperti ginjal, hati, jantung, dan otak.

Agar lebih waspada, berikut Kaltimtoday.co rangkung gejala Aritmia pada anak yang wajib diketahui para orang tua, dilansir dari hellosehat.com.

Gejala Aritmia pada Anak

Untuk mengenali gejala atau tanda Aritmia, biasanya anak yang lebih besar akan memberitahu saat dia merasa pusing atau jantung berdebar kencang.

Sementara pada bayi atau balita, Anda bisa melihat ciri-ciri awal Aritmia jantung dari perubahan kulit yang biasanya lebih pucat.

Berikut adalah gejala atau tanda Aritmia jantung pada anak yang umum terjadi, seperti:

Segera temui dokter atau pergi ke rumah sakit terdekat saat orangtua melihat tanda atau gejala di atas.

[NON]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Berita Lainnya